Look Ma, No Mercy!

August 29th, 2009

Tanpa ampun! kalimat yang cocok untuk seseorang yang tersalahkan, penerima hukuman dari yang lebih kuat tanpa belas kasihan. Bagaimana jika ‘yang-tak-diberi-ampun’ itu seorang raja? Bisa jadi raja tersebut berbalik murka ataupun itu memang kehendak sang raja, artinya raja tersebut memang menyerahkan dirinya untuk ‘tak-diberi-ampun’.

Kebanyakan penjual, penjual apa aja, beranggapan bahwa pembeli adalah raja, yang harus dilayani hingga sang raja merasa nyaman dan tak sungkan dan tak ragu untuk kembali dihari lain.

Jadi sekarang, bagaimana jika pembeli yang ‘tak-diberi-ampun’? Salah apa si pembeli? Atau apa yang dilakukan pembeli, hingga dia mau ‘tidak-diberi-ampun’ oleh sang penjual?

Nasi Tanpa Maaf

Cobalah ke Tung de blang resto, di sekitaran keluharan Candi, Kota Semarang. Mereka sedang trial menu baru, kalo dilihat dari nama masakannya memang ditujukan untuk pelanggan yang ‘tak-mau-diberi-ampun’. Salah satunya adalah Nasi Tanpa Maaf, seperti pada gambar. Benar-benar tanpa ampun.. Memandang gambarnya saja sudah bergidik. Bagi sebagian orang mungkin malah menggiurkan, air liur mendadak mencair, memenuhi rongga pipi. :whistle:

Nasi goreng dengan bumbu ekstra pedas, dilengkapi paru goreng yang lembut, empal gepuk yang halus dilengkapi dengan Sambal-ekstra-pembakar-jiwa-raga. Begitu sesendok nasi masuk mulut, tanpa menunggu kunyahan, pedasnya langsung membakar lidah. Tepung goreng, yang ditaburi di atas paru goreng membuat sensasi mengunyah jadi lebih mantap.

Kalau kamu sensitif dengan rasa pedas, jangan sekali-sekali menyicipi sambal yang dioleskan di atas empal gepuk. Bisa-bisa Anda didatangi petugas pemadam kebakaran yang membawa segelas penuh air putih dingin, karena mulut Anda mengeluarkan lidah yang berapi-api. Jangan berpikir kalau sambal ini seperti sambal ijo di restoran padang. Sungguh tak ada sepersepuluhnya. Tapi buat kamu yang berani nantangin cabe rawit ijo, coba deh. Saya cuman mencicipi sedikit. Gak betah. :sick:

Benar-benar tak ada ampun. Anda bisa dibuat berkeringat sambil mulut kembang kempis. Tapi jangan kaget juga jika sajian di hadapan Anda habis, memang nasi goreng ini ‘nyandu’. Kalau belom habis, belom selesai.

Mau nyoba menu lainnya? seperti: Sate cumi isi telor bumbu pedash mak byar Atau Mie godog pedesh mecotot matane. Gampang, tinggal hubungi 0248504910 dengan Sdr. Robi/karpo/beka dan booking 3 hari sebelum D-Day. Ujicoba ini cuman sampai 3 September 2009 saja..

PS: Jangan lupa efek sampingnya, perut panas, sunhole terbakar

Tags: , , , , ,

6 Responses to “Look Ma, No Mercy!”

  1. wedhouz says:

    bukannya perutmu sampai sebesar itu khan karena sudah terpasang peredam panas dan dingin
    jadi aman-aman saja dengan segala kondisi makanan yang masuk ke dalamnya
    :-D

  2. Satrio says:

    perutmu kayaknya ngga bakal ngefek riw…

  3. Meyrissa says:

    ndak ngajak2 ik..

  4. didut says:

    bener bener mantaff reviewnya hihhi~

  5. bunsal says:

    Wuih, marai pengen..Yen booking sorangan tok, intuk rak yo..Ulasan ‘pedes’nya marai penasaran..

  6. hedi says:

    edyan…iki mangan sego opo lombok? :P

Leave a Reply

Connect with Facebook